Mataram – Universitas Muhammadiyah Mataram menggelar rapat pembahasan Buku Pedoman Akademik Tahun Ajaran 2026/2027 pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 08.30 WITA. Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut tahun akademik baru sekaligus memastikan pedoman akademik yang digunakan telah sesuai dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan universitas.
Kegiatan dipimpin oleh Rektor dan dihadiri oleh para Wakil Rektor, para Sekretaris Rektor, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, para Wakil Dekan dan Wakil Direktur, para Kepala Biro, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), Kepala Lembaga, serta tim Badan Perencanaan Administrasi Akademik (BPAA). Kehadiran pimpinan dari berbagai unit menunjukkan pentingnya penyusunan Buku Pedoman Akademik sebagai acuan utama dalam pelaksanaan kegiatan akademik di Universitas Muhammadiyah Mataram.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa Buku Pedoman Akademik merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh pengelola akademik dalam menjalankan proses pendidikan. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat, komprehensif, dan selaras dengan kebijakan pemerintah maupun visi dan misi Universitas Muhammadiyah Mataram.
Rapat membahas berbagai substansi yang akan dimuat dalam Buku Pedoman Akademik Tahun Ajaran 2026/2027, di antaranya sistem penerimaan mahasiswa baru, registrasi akademik, pelaksanaan perkuliahan, evaluasi hasil belajar, kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yudisium, wisuda, hingga ketentuan mengenai administrasi akademik lainnya. Selain itu, dilakukan penyesuaian terhadap sejumlah kebijakan akademik agar selaras dengan perkembangan regulasi pendidikan tinggi dan kebutuhan institusi.
Dalam sesi diskusi, para pimpinan fakultas, biro, UPT, dan lembaga memberikan berbagai masukan terkait penyempurnaan isi pedoman, baik dari aspek substansi maupun teknis implementasi. Berbagai usulan tersebut diharapkan dapat memperjelas mekanisme pelaksanaan kegiatan akademik serta meminimalkan perbedaan interpretasi dalam penerapan kebijakan di seluruh fakultas dan unit kerja.
Tim BPAA sebagai penyusun pedoman juga memaparkan hasil revisi dan perubahan yang akan diterapkan pada Buku Pedoman Akademik Tahun Ajaran 2026/2027. Pembaruan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan akademik pada tahun sebelumnya serta penyesuaian terhadap regulasi terbaru, sehingga pedoman yang dihasilkan dapat menjadi acuan yang lebih efektif, sistematis, dan mudah dipahami oleh seluruh sivitas akademika.
Melalui rapat ini, Universitas Muhammadiyah Mataram menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik melalui penyusunan pedoman yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Buku Pedoman Akademik Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah disempurnakan nantinya akan menjadi rujukan resmi bagi seluruh fakultas dan unit kerja dalam menyelenggarakan proses akademik pada tahun ajaran baru, sehingga pelaksanaan pendidikan dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.